Saya juga belum ngerti apa yang menjadikan kata-kata tersebut beda penggunaan kalimatnya. Dari beberapa artikel yang pernah saya kumpulin adalah sebagai berikut :
Sekian pengetahuan yang bisa Saya sampaikan salah dan kurangnya mohon dimaafkan. ^_^
Modals: Can, May, Must, Might, Should, Could, Had Better, Have To, Have Got To, Prefer, Like...Better, Would Rather, Would, Countable, Uncountable
Can, may, must adalah kata kerja Bantu (auxiliary verbs) dan selalu diikuti kata kerja asal (infinitive)
Can artinya dapat atau bisa. Bentuk lampaunya adalah Could
Dalam bentuk negatif berbunyi : can not atau can’t , could atau couldn’t
Can bisa digunakan untuk:
*Menyatakan kemampuan/ability
Contoh:
I can swim. = Saya bisa berenang.
She can speak English. = Dia bisa berbicara bahasa Inggris.
Roni can drive a car. = Roni bisa menyetir mobil.
*Dipakai untuk membuat kalimat permitaan/request
Kita biasanya menggunakan kalimat tanya jika kita ingin meminta seseorang melakukan sesuatu.
Contoh:
Can you turn on the TV?
Can you help me?
Can you be quiet!
*Permission atau izin
Kita biasanya memakai can untuk meminta atau memberi izin.
Contoh:
A: Can I smoke in this room?
B: You can't smoke here.
Untuk lebih jelasnya perhatikan formula penggunaan can di bawah ini:
Kalimat Positif
S + can + V1
Contoh:
She can play soccer.
They can swim.
Kalimat negatif
S + cannot/can't + V1
contoh:
She can't play soccer.
They can't swim.
Kalimat tanya
Can + S + V1
contoh:
Can you sing a song? Yes, I can/ No, I can't
Can she play soccer? Yes, She can/ No, She can't
Can they swim? Yes, They can / No, They can't
Perhatikan contoh-contoh penggunaan can dan could dalam kalimat positif, negatif dan bentuk tanya berikut ini :
He can help | Dia bisa membantu |
I can read and write | Saya bisa membaca dan menulis |
She can swim in the sea | Dia bisa berenang di laut |
They can join the club | Mereka bisa bergabung dengan klub itu |
We can talk about everything | Kita bisa bicara tentang segala hal |
Martin can speak French | Martin bisa bicara bahasa Perancis |
Linda can play the piano | Linda bisa bermain piano |
I can see the sign | Saya bisa melihat tanda itu |
She can’t type fast | Dia tidak bisa mengetik cepat |
They can’t stay here | Mereka tidak bisa tinggal disini |
We can’t go to the sun | Kita tidak bisa pergi menuju matahari |
Can you speak Spanish ? | Bisakah kamu bicara bahasa Spanyol ? |
Can a plant grow without water ? | Bisakah tanaman tumbuh tanpa air ? |
What can I do for you ? | Apa yang bisa saya lakukan untuk anda ? |
What can you do with a pen ? | Apa yang dapat kamu lakukan dengan pulpen ? |
I told him he could come to the party | Saya berkata padanya bahwa dia bisa datang ke pesta itu |
I knew that Jack could pass the test | Saya tahu bahwa Jack bisa lulus dalam tes itu |
He said he could solve the problem | Dia berkata bahwa dia bisa memecahkan masalah itu |
Could digunakan untuk:
*bentuk lampau/past dari can, bisa dipakai untuk menerangkan kemampuan/ability di masa lampau.
Contoh:
I could swim when I was 5 years old. (saya bisa berenang ketika saya berusia tahun)
Toni could speak 7 languages.
Untuk merubah kalimat-kalimat tersebut menjadi kalimat negatif, tinggal menambahkan "not" setelah could.
I could not swim when I was 5 years old.
Toni Couldn't speak 7 languages.
*Untuk membuat kalimat permintaan/request dan juga perintah/order
Dalam hal ini jika kita menggunakan could dalam sebuah kalimat perintah atau permintaan, maka akan terlihat formal atau lebih sopan jika dibandingkan dengan menggunakan can.
Contoh:
Could you help me, please?
Could you turn on the Tv, please?
Could you tell me where the hospital is, please?
Sekian dulu penjelasan singkat mengenai can dan could, semoga bisa dipahami dan dipergunakan dalam percakapan sehari-hari.
May artinya boleh atau mungkin Bentuk negatifnya adalah May not
Contoh-contoh penggunaanya dalam kalimat :
May I sit here ? | Bolehkah saya duduk disini ? |
Yes, of course you may | Ya, tentu saja boleh |
May I borrow your pen ? | Bolehkah saya pinjam pulpenmu ? |
May I use your telephone ? | Bolehkah saya menggunakan telepon anda ? |
May I know your name and address ? | Bolehkah saya tahu nama dan alamat anda ? |
May I open the window ? | Bolehkah saya membuka jendela itu ? |
May I leave the room ? | Bolehkah saya meninggalkan ruangan ? |
May the cat sleep on the sofa ? | Bolehkah kucing itu tidur di sofa ? |
May we help you cut the grass ? | Bolehkah kami membantumu memotong rumput ? |
You may borrow books from the library | Kamu boleh meminjam dua buku perpustakaan |
May Susan come dinner tomorrow ? | Bolehkah Susan ikut makan malam besok ? |
We’ll call at your house, if you may | Kami akan mampir ke rumahmu, kalau boleh |
You may park your car in the yard | Anda boleh memarkir mobil di halaman |
Paul may take an orange if he wants to | Paul boleh mengambil sebuah jeruk kalau mau |
Children may not bathe in the deep pool | Ana-anak tidak boleh mandi dikolam yang dalam |
Visitors may not pick the flowers | Para pengujung tidak boleh memetik bunga |
Bob may not drive his father’s car | Bob tidak boleh mengendarai mobil ayahnya |
You may not do anything you want to | Kamu tidak boleh berbuat semaumu |
We may talk, but we may not shout | Kita boleh mengobrol, tetapi tidak boleh berteriak |
Young people may stay till midnight | Orang muda boleh bergadang hingga larut malam |
John may be ill | John mungkin sakit |
Peter may be at home | Peter mungkin ada di rumah |
The key may be in the drawer | Kunci itu mungkin ada di laci |
I may buy a tie if I go to town | Saya mungkin membeli dasi jika pergi ke kota |
Roger may take a holiday next week | Roger mungkin berlibur pecan depan |
Mr Norman may want to see you | Tuan Norman mungkin ingin bertemu anda |
We may win the first prize in this competition | Kita mungkin memenangkan juara satu dalam kompetisi ini |
Must artinya harus, bentuk negatifnya adalah must not atau mustn’t
Contoh-contoh penggunaanya dalam kalimat :
You must work carefully | Kamu harus bekerja dengan hati-hati |
I must train every day | Saya harus berlatih setiap hari |
You must clean your teeth | Kamu harus membersihkan gigimu |
We must go now | Kita harus pergi sekarang |
He must stay at home | Dia harus tinggal di rumah |
He must be there by nine | Dia harus ada disana jam sembilan |
They must speak English | Mereka harus bicara bahasa Inggris |
Anybody who wants to succeed must waste no time | Siapapun yang ingin sukses jangan memboroskan waktu |
People who mean to catch a train must hurry | Orang yang hendak naik kereta api harus bergegas cepat |
Pupils who are going to school must get up early | Para pelajar yang pergi ke sekolah harus bangun pagi-pagi |
You must switch the light on if you want to read | Kamu harus menghidupkan lampu itu jika ingin membaca |
She must buy a ticket if she wants travel by train | Dia harus membeli karcis jika ingin bepergian dengan kereta api |
You must drive on the right in the United States | Di Amerika kamu harus mengendarai di sebelah kanan |
Jack must stand on a chair if he wants to touch the ceiling | Jack harus berdiri di kursi jika ingin menyentuh langit-langit |
If you want to buy a stamp, you must go to the post office | Jika kamu ingin membeli perangko, kamu harus pergi ke kantor pos |
You must not write on the wall | Kamu tidak boleh menulis di tembok |
You mustn’t take all the cakes | Kamu tidak boleh mengambil semua kue itu |
You mustn’t eat bad food | Kamu tidak boleh memakan makanan busuk |
They mustn’t interrupt Mr Thomas | Mereka tidak boleh mengganggu Tuan Thomas |
He mustn’t climb on the roof | Dia tidak boleh memanjat atap |
We must not talk in the library | Kita tidak boleh mengobrol di perpustakaan |
We must not hurt animals | Kita tidak boleh menyakiti binatang |
SHOULD
Digunakan untuk menyatakan:
1. Bentuk lampau dari shall.
Contoh:
When he come to my house I should go.
I should visit to your house before you came to my house.
2. Anjuran (Artinya “sebaiknya”).
Contoh:
You are ill, you should go to the doctor soon.
She is tired, she should take a rest.
3. Keharusan
Dalam hal ini SHOULD sama artinya dengan Ought to.
Contoh:
You should (ought to) do your homework every day.
He should (ought to) study hard.
4. Dalam bentuk lampaunya berarti menunjukkan suatu kegiatan yang seharusnya dikerjakan tetapi kenyataannya tidak dikerjakan. Atau dapat juga berarti penyesalan dimasa lampau.
Contoh:
You should (ought to) have studied hard before take an exam. = Anda seharusnya belajar dengan keras sebelum mengikuti ujian. (Dalam kenyataannya Anda tidak belajar dengan keras, tetapi tetap mengikuti ujian).
John should (ought to) have gone to the dentist yesterday. (Dalam kenyataannya John tidak pergi ke dokter gigi kemarin – he did not go).
MIGHT
Bentuk lampau (past tense) dari MAY, namun pemakaiannya jugs dapat untuk mass kini atau mass datang.
Contoh:
Alex might be late yesterday. (Mungkin Alex terlambat kemarin).
Please take an umbrella with you, It might rain. (Bawalah payung, hari mungkin hujan).
I told him that he might go home. (Saya beritahukan kepadanya bahwa ia boleh pulang).
You might try to be more careful
WOULD
Digunakan untuk menyatakan:
1. Bentuk lampau dari Will yang berarti “akan”.
Contoh:
He would be punished before he escaped.
She knows that it would be pleasant in Bali.
2. Suatu permohonan/permintaan dengan sopan.
Contoh:
Would you please help me?
Would you mind closing the window?
3. Jika digabung dengan kata LIKE menunjukkan hasrat atau keinginan.
Contoh:
I would like to eat.
Would you like to go there?
4. Digabung dengan kata “rather” menunjukkan arti Lebih suka (prefer).
Contoh:
I would rather be a doctor than a president.
I would rather have stayed home than went to the movies
HAD BETTER digunakan untuk memberikan nasihat dalam hal-hal yang spesifik--bukan yang umum.
Had Better diikuti langsung oleh kata kerja tanpa to. Perhatikan sususannya dalam kalimat berikut:
You had better go right now.(Sebaiknya Anda pergi sekarang)
I had better meet her tomorrow.(Sebaiknya saya jumpai dia besok.)
You had better study hard for the exams.(Sebaiknya Anda belajar giat.....)
Penulisan HAD BETTER sering disingkat menjadi:
You'd better go right now.
I'd better meet her tomorrow.
You'd better study hard for the exams.
Negative form of HAD BETTER:
Bentuk negative dari had better yaitu dengan menambahkan NOT setelah better:
You'd better NOT do it alone. (Sebaiknya Anda TIDAK melakukannya sendiri.)
I'd better NOT go by taxi to the airport. (Sebaiknya saya TIDAK naik taksi ke airport.)
We'd better NOT start the meeting without the boss. (Sebaiknya kita TIDAK memulai rapat ini tanpa boss.)
HAD BETTER sering memberikan kesan seolah-olah jika nasihat atau anjuran yang kita berikan tidak diikuti akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut:
We'd better hurry or else we'll be late for the test. (Sebaiknya kita buru-buru jika tidak kita akan terlambat mengikuti test.)
I'd better meet Lutfi now or he'll be angry with me.(Sebaiknya saya temui Lutfi sekarang atau dia akan marah.).
You'd better not disappoint her or she will find another man.(Sebaiknya kamu jangan mengecewakan dia atau dia akan cari laki-laki lain.)
Lebih dari itu, kata “must” memiliki persamaan dengan kata yang lain, yaitu “have to“. Kata ini juga berati “harus” jika diikuti dengan kata kerja bentuk pertama (VI). Kata “have” dalam “have to” dapat berbentuk “has” (jika subyeknya tunggal), atau “had” (dalam bentuk past). Lihat contoh-contoh kalimatnya berikut ini:
Kami harus pergi sekarang.
= We have to go now.
Saya harus menyimpan buah-buahan itu dalam lemari es.
= I have to keep the fruits in the fridge.
Tom tidak harus membuat laporan itu.
= Tom does not have to make the report.
Apakah mereka harus membaca buku itu?
= Do they have to read the book?
Makna keharusan dari “must” lebih tinggi dibandingkan dengan “have to“. Kata “must” digunakan dalam kalimat yang menyatakan sesuatu benar-benar harus dilakukan, sementara “have to” bukan merupakan keharusan yang mutlak.
HAVE GOT TO adalah keharusan yang timbul pada saat berbicara. Artinya keharusan yang timbul pada saat itu. Contoh:
Sorry. I've got to leave now. (Maaf. Saya harus berangkat sekarang)
She's got to be there right now. (Dia harus berada di sana sekarang)
Have got to sering disingkat menjadi 've got to atau 's got to tergantung pokok kalimatnya. Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut:
Sally has to be at the office at 7 o'clock every day.
We've got to be at the airport very early tomorrow. We don't want to late again.
Well, I've got to go now. Thank for having been with me.
Do you have to speak English at your office?
Mr. Sunaryono, you've got to see the boss now. He's waiting for you.
would rather
Kalimat preference dalam bentuk would rather rumusnya adalah sebagai berikut: Subject + would rather + infinitive.......than........
Beberapa contoh kalimatnya misalnya sebagai berikut:
1.I would rather play football than badminton
2.She would rather speak English than Spanish
3.Students would rather study English than mathematics
4.He would rather watch TV than go to school
catatan:kata yang tercetak miring adalah infinitive atau kata kerja bentuk dasar.
Berdasarkan contoh diatas,maka beberapa bentuk kemungkinan kalimat tanya dengan menggunakan preference would rather dengan maksud menanyakan 'mana pilihan yang lebih disukai'adalah sebagai berikut:
1.what would you rather play,football or badminton?
2.what would she rather speak,English or Spanish?
3.would students rather study English or mathematics?/what would students......
4.silahkan buat sendiri :)
would prefer
Yang membedakan antara preference would rather dan would prefer adalah adanya penggunaan to pada preference would prefer,yang diletakkan sebelum infinitive,dan adanya tambahan rather sebelum than
Rumus nya adalah sebagai berikut:
Subject + would prefer + to +infinitive.........rather than......
Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:
1.I would prefer to play football rather than Badminton
2.She would prefer to speak English rather than Spanish
3.Students would prefer to study English rather than mathematics
4.He would prefer to watch TV rather than go to school
Beberapa contoh bentuk kalimat tanya would prefer adalah sebagai berikut:
1.what would you prefer to play, football or badminton?
2.what would she prefer to speak,English or Spanish? atau misalnya bisa juga dengan bentuk kalimat would she prefer to speak english?
3&4.Silahkan teman-teman buat sendiri..
catatan:
Semua ungkapan diatas,baik itu yang menggunakan prefer, would rather, maupunwould prefer, kita bisa saja mengganti than ataupun rather than seperti pada contoh kalimat diatas,dengan menggunakan instead of (dari pada).Misalnya :
1.She would rather speak English instead of Spanish
2.I would prefer to play football instead of badminton
Sebagai tambahan,sekaligus menjawab pertanyaan seorang teman tempo hari tentanglike better,maka jawabannya adalah sebagai berikut.Dalam menggunakan kalimat preference, kita juga bisa menggunakan like better untuk maksud kalimat yang sama.
Rumusnya:Subject + like......better than.....
Contohnya:
1.I like football better than badminton
2.She likes singing better than dancing
Perbedaan Countable Noun dan Uncountable Noun
Countable noun dan uncountable noun adalah sama-sama kata benda, namun perbedaan mendasarnya dapat kita lihat dari bentuk kata bendanya. Countable noun adalah kata benda yang dapat dihitung sedangkan uncountable noun adalah kata benda yang tidak dapat dihitung. Akan tetapi letak titik permasalahannya di sini adalah bagaimana cara kita menghitungnya. Cara perhitungan yang dimaksud disini adalah perhitungan secara kasat mata. Yaitu perhitungan yang bisa dihitung dengan kondisi relative mudah secara real.
Oke sekarang kita ambil contoh kursi, apakah kursi bisa dihitung? Ya tentu saja bisa. Selanjutnya apakah gula bisa dihitung? Ya tentu saja juga bisa. Akan tetapi perhitungan yang kita maksudkan adalah perhitungan secara real dan kasat mata. Kursi secara kasat mata bisa dihitung jumlah satuannya, satu kursi, dua kursi, tiga kursi dst. Akan tetapi dalam kasus gula, perhitungannya diperlukan sebuah takaran, yaitu kilogram contoh gula satu kilogram, dua kilogram dst. Nah kilogram disini adalah sebuah takaran atau timbangan yang mana takaran dan timbangan tersebut adalah merupakan suatu yang dimaksudkan untuk mengukur sebuah benda. Oleh karena itu gula termasuk kedalam uncountable noun.
Nah singkat cerita kata benda yang tidak bisa dihitung / uncountable noun itu adalah kata benda yang sebagiannya memang tidak bisa dihitung dengan angka dan atau sebagian lagi bisa dihitung akan tetapi menghitungnya tidak dengan mata telanjang tetapi memerlukan sebuah takaran seperti meteran, kilogram timbangan dst.
Oke mari kita lihat ciri masing-masing dari countable noun dan uncountable noun
COUNTABLE NOUN
· Dapat mempergunakan article a dan an untuk kata benda yang berjenis tunggal.
Contoh :
Maria has an umbrella
· Mempunyai bentuk plural.
Dikarenakan benda-benda tersebut dapat dihitung, maka kata benda tesebut secara otomatis haruslah memiliki bentuk plural.
Contoh :
Susan buys three books in Gramedia
· Acapkali menggunakan kata many
Contoh :
Susan bring many cakes for me
COUNTABLE NOUN
· Sebagian terdiri dari kata benda yang tak berwujud / Abstract noun
Contoh :
I don’t have much love
· Tidak mempunyai bentuk plural
Contoh :
I like to consume a lot of sugar ( bukan sugars )
· Tidak dapat menggunakan article a / an
Contoh :
I love to drink the fresh water ( bukan I love to drink a fresh water )
· Acapkali menggunakan kata much
Contoh :
You have much time to go with her tonight
10 Penggunaan Modals dalam Bahasa Inggris
Pada artikel sebelumnya saya menginformasikan
pengertian modals dalam bahasa Inggris. Nah, pada artikel kali ini saya membahas tentang penggunaan modals.
Fungsi modals ini penting Anda ketahui sehingga Anda tidak keliru menggunakannya baik dalam tulisan maupun percakapan berbahasa Inggris.
1. Menyatakan Kemampuan (can dan could)Can digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang (
present), sedangkan could digunakan untuk menunjukkan kemampuan di masa lampau (
past). Contoh-contoh kalimatnya:
- I can dance, but I can’t sing.
- When I was twenty, I could dance all night.
- I couldn’t finish my dinner, because I had a stomachace.
2. Menyatakan Perkiraan (will dan shall)Will dan Shall mengandung arti akan. Walaupun artinya sama, kedua modals tersebut berbeda subjeknya. Will bisa dipakai untuk semua subjek, sedangkan shall hanya untuk I dan we.
Contoh kalimatnya:
- Sule will be in Bandung this morning.
- We shall/will win the domino game.
- I shall/will visit my daughter tomorrow.
3. Menyatakan Penawaran (will dan would you like…?)Will dan would you like…? digunakan untuk menyatakan penawaran dalam waktu sekarang dan yang akan datang (
future). Bedanya, would you like…? digunakan dalam kalimat pertanyaan dan merupakan ungkapan penawaran yang lebih formal/resmi daripada will.
Lihat contoh-contohnya di bawah ini:
- She will help you if you want. (Dia akan membantu Anda jika Anda mau).
- Would you like to come to my office? (Apakah Anda mau datang ke kantor saya?).
- Would you like a glass of milk? (Apakah Anda mau segelas susu?).
4. Mengungkapkan PermintaanAda dua jenis permintaan: meminta sesuatu/izin dan tolong. Jika Anda meminta sesuatu atau izin, gunakan may I, could I, can I, atau might I.
May dan could digunakan dalam situasi formal dan sopan, sedangkan can dalam situasi informal (biasanya untuk teman). Adapun might cukup sopan, namun jarang digunakan.
Contoh kalimatnya:
- May I borrow you car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
- Could I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
- Can I borrow your car? (Bisakah saya meminjam mobil kamu?)
- Might I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
Sementara itu, jika Anda meminta tolong kepada orang lain, gunakan would you, will you, could you, dan can you. Contoh kalimatnya:
- Would you send the letter to my daughter? [lebih sopan] (Dapatkah Anda mengirimkan surat itu ke adik saya?).
- Will you send the letter to my daughter? [sopan]
- Could you send the letter to my daughter? [sopan]
- Can you send the letter to my daughter? [informal] (Bisakah kamu mengirimkan surat itu ke adik saya?).
5. Menyatakan Keharusan (must dan have to)Must dan have to digunakan untuk menyatakan keharusan di masa sekarang. Bedanya, must menunjukkan tingkat keharusan yang lebih kuat dibandingkan have to.
Contoh kalimatnya:
- You must keep my secret. (Kamu harus menjaga rahasia saya).
- We have to go now. (Kita harus pergi sekarang).
- She has to go now.
Untuk menyatakan keharusan di masa lampau, gunakan had to. Lihat contohnya berikut ini:
- I had to do my homework yesterday.
- We had to go to Bandung last night.
6. Menyatakan KetidakharusanModals yang dipakai untuk menyatakan ketidakharusan adalah bentuk negatif have to yaitu do/does/did not have to). Do/does not have to digunakan untuk waktu sekarang, sedangkan did not have to digunakan untuk waktu lampau.
Contohnya:
- You do not have to be genius to become a blogger. (Anda tidak perlu jenius untuk menjadi seorang blogger).
- She does not have to spend a lot of money if she knows blogging basics. (Dia tidak perlu mengeluarkan banyak uang jika dia tahu dasar-dasar ngeblog).
- I did not have to go to the doctor. (Saya tidak perlu pergi ke dokter).
7. Menyatakan Larangan (must not)Untuk menyatakan larangan, modals yang digunakan adalah must not yang artinya tidak boleh. Contoh kalimatnya:
- You must not smoking here. (Anda tidak boleh merokok di sini).
- We must not tell anyone our secret. (Kita tidak boleh memberitahu siapapun tentang rahasia kita).
8. Menyatakan KepastianUntuk menyatakan kepastian, gunakan must, may, might, dan can. Tingkat kepastian untuk must 95%, sedangkan may/might/can kurang dari 50%.
Contoh kalimatnya:
- He must be sick. (Dia pasti sakit).
- He may be sick. (Dia mungkin sakit).
- He might be sick. (Dia mungkin sakit).
- He can be sick. (Dia mungkin sakit).
9. Memberikan NasihatUntuk memberikan nasihat, modal yang digunakan adalah should, ought to, dan had better. Semua modals ini digunakan dalam masa sekarang. Dibanding should dan ought to, had better lebih kuat dalam memberikan nasihat.
Contoh kalimatnya sebagai berikut:
- You should stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).
- You ought to stop smoking. (Anda seharusnya berhenti merokok).
- You had better stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).
10. Memberikan atau Meminta UsulanUntuk memberikan usulan, gunakan shall I…? (bagaimana kalau saya…?) atau shall we…? (bagaimana kalau kita…?).
Contohnya:
- Shall we go now? (Bagaimana kalau kita pergi sekarang?)
- Shall I open the door? (Bagaimana kalau saya buka pintunya?)
Sementara itu, untuk meminta saran, gunakan juga shall I…? atau shall we…?
Contoh kalimatnya:
- What shall I wear? (Sebaiknya saya pakai baju apa?)
- What time shall we meet? (Sebaiknya jam berapa kita bertemu?)
Semoga penjelasan panjang lebar di atas membantu Anda memahami penggunaan modals dalam bahasa Inggris.